Curug Cibeureum, Review Trekking Lengkap Dari Cibodas

NativeIndonesia.com

Curug Cibeureum adalah maha karya Tuhan berupa air terjun yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Dimana TNGDP ini merupakan taman nasional tetua yang ada di Indonesia, karena sudah ditetapkan sejak tahun 1980. Dan merupakan surganya para pecinta alam.

Curug Cibeureum berada di ketinggian sekitar 1.675 mdpl, memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan yang sayang untuk dilewatkan.

derasnya air yang mengalir
derasnya air yang mengalir. google maps. sumber: Raymond Yauw

simak juga: gunung padang

Apalagi di sini kamu bukan hanya akan menikmati 1 air terjun saja, melainkan 3 air terjun sekaligus. Berikut ulasan lengkapnya!

Trekking Curug Cibeureum

Trekking Curug Cibeureum membutuhkan waktu sekitar 1 hingga 2 jam, tergantung pada kecepatan langkah dan lamanya waktu saat beristirahat.

Jarak yang akan ditempuh sejauh 2,8 km dengan kondisi jalur trekking yang mudah untuk dilalui bahkan oleh anak-anak.

Trekking awal berupa jalan berbatu yang terus menanjak, di kiri dan kanan jalur dihiasi lebatnya pepohonan. Hingga akhirnya tiba di Pos 2, dimana kamu dapat beristirahat sembari foto-foto.

Setelah beristirahat di Pos 2 kamu akan melewati sebuah jembatan yang terbuat dari kayu, dengan lebar yang cukup besar. Spot trekking yang satu ini sering dijadikan tempat untuk berfoto.

Sesekali keadaan menjadi berkabut, dan udara pun berubah semakin dingin. Suara aliran sungai dapat kamu dengarkan, air yang dialirkan sangat jernih sekali.

trekking yang indah
trekking yang indah. google maps. sumber: Sis woyo

simak juga: hayyu farm

Setelah melewati jembatan kayu, kamu harus menaiki tangga yang terbuat dari bebatuan, tibalah kamu di Pos 3. Dari Pos 3 menuju Curug Cibeureum masih berupa bebatuan, kamu akan berjalan di jalan setapak dengan aliran sungai di sebelah kananmu.

Tak berselang lama kemudian, tibalah kamu di Curug Cibeureum. Keindahan alam yang luar biasa memang membutuhkan sebuah pengorbanan.

Pesona Keindahan Curug Cibeureum

Ketika melihat keindahan Curug Cibeureum pertama kali, rasa takjub dan senang menggelayut didalam dada. Perjuangan trekking yang cukup melelahkan terbayarkan sudah.

Apalagi di area Curug Cibeureum terdapat 3 buah aliran air terjun dengan memiliki nama dan ciri khas masing-masing.

Letak ketiga curug tersebut tidak terlalu jauh dengan posisi, Curug Cibeureum berada di paling kiri. Dengan memiliki aliran air yang paling deras namun tak terlalu tinggi.

curug cibeureum
curug cibeureum. google maps. sumber: Yosef Ignatius Budi Prasojo

simak juga: karang potong ocean view

Curug Cidendeng berada di tengah-tengah, dengan bentuk curug yang kecil namun paling tinggi dibanding yang lainnya.

Yang terakhir ialah Curug Cikundul, lokasinya berada di paling kanan serta diapit oleh tebing. Curug Cikundul paling sepi dibanding yang lainnya karena lokasinya yang tersembunyi.

Ketiga curug tersebut memiliki ciri khas masing-masing, ketinggiannya sekitar 40 sampai 50 meter. Alam di sekitar Curug Cibeureum, dipenuhi pepohonan dan tebing yang cukup tinggi.

Ragam Wisata Di Curug Cibeureum

Ragam wisata seru yang dapat kamu lakukan ketika berada di Curug Cibeureum yakni:

1. Bermain air

Kolam alami penampungan Curug Cibeureum memiliki kedalaman yang dangkal, airnya sangat segar sekali. Bermain air curug merupakan ragam wisata seru yang harus kamu lakukan.

Atau kamu bisa juga bermain air di sungai yang letaknya tak jauh dari curug, spot ini menjadi favoritnya anak-anak. Namun kamu harus siap dengan dinginnya air di Curug Cibeureum.

jangan lupa main air
jangan lupa main air. google maps. sumber: putri Diah Kusuma

2. Menikmati 2 Curug Lainnya

simak juga: curug ciismun

Selain menikmati Curug Cibeureum kamu juga akan menikmati 2 curug lainnya, yakni:

Aliran curug Cidendeng tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan Curug Cibeureum, karena jatuhnya air melewati tebing batu terlebih dahulu.

Kolam alaminya pun ngga terlalu besar, jadi sedikit pengunjung yang bermain-main air di Curug Cidendeng. Untuk menuju kesini kamu harus terus berjalan ke kanan, dengan melewati bebatuan.

Setelah dari Curug Cidendeng kamu lanjutkan dengan menuruni jalan setapak yang masih berupa bebatuan. Berhati-hatilah ketika melangkah karena basah dan licin.

Kamu akan melewati jalur yang berair, lokasi Curug Cikundul tersembunyi berada di antara dua tebing dan tumbuhan yang mengelilinginya. Dan aliran airnya cukup deras jika dibandingkan dengan yang lainnya.

curug cidendeng
curug cidendeng. google maps. sumber: Herdaya Adiyasa

3. Camping

Sebelum terkenal seperti sekarang ini Curug Cibeureum selalu dilewati oleh mereka yang hendak menuju puncak Gunung Gede Pangrango. Para pecinta alam selalu berdatangan untuk melakukan camping atau berkemah di sana.

simak juga: gunung gede

Bermalam dikeheningan malam dengan hanya ditemani suara serangga yang mengiringi sepanjang malam ditambah udara sejuk dan dingin yang menyelimuti diri.

4. Hunting foto

Mengabadikan keindahan Curug Cibeureum harus kamu lakukan, entah itu dalam bentuk video maupun foto. Kamu pun jangan lewatkan momen tersebut ya.

Sejarah Penamaan Curug Cibeureum

Curug Cibeureum berasal dari bahasa sunda, Curug artinya air terjun sedangkan Ci artinya air dan beureum artinya merah. Jadi maksudnya ialah, air terjun dengan air yang berwarna merah.

 

Penyematan kata Cibeureum dikarenakan dinding tebing sekitar curug ditumbuhi oleh lumut merah, jika terkena sinar matahari lumut tersebut akan menimbulkan warna kemerahan, seketika itu pula airnya ikut berwarna merah.

view di sekitar curug
view di sekitar curug. google maps. sumber: Ignatius Theodore Nico (Ignas)

Cerita lain menyebutkan bahwa ada seorang petapa yang sakti melakukan meditasi di sekitar curug, saking lamanya ia melakukan meditasi akhirnya berubah menjadi sebuah batu.

Sementara aliran air terjun itu pun berubah menjadi merah. Berdasarkan cerita yang berkembang, batu besar yang berada di tengah curug merupakan perwujudan dari petapa sakti tersebut.

simak juga: alun-alun suryakencana

Lokasi Dan Alamat Curug Cibeureum

  • Lokasi Curug Cibeureum berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
  • Alamat lengkapnya terletak di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Rute Curug Cibeureum Cibodas

Rute menuju Curug Cibeureum jika kamu berangkat dari arah Jakarta atau Bogor yakni dengan melewati Tol Jagorawi menuju Puncak. Kemudian terus lurus hingga mencapai Cisarua.

Setelah itu tibalah kamu di Puncak Pass terus melaju hingga Ciloto, dipertigaan jalan ambillah jalur menuju Kebun Raya Cibodas.

Tiket Masuk Curug Cibeureum

Untuk dapat menikmati keindahan Curug Cibeureum, kamu harus mengeluarkan uang sebesar:

  • Tiket masuk Kebun Raya Cibodas sebesar Rp. 12.500,- per orang
  • Tiket masuk Curug Cibeureum sebesar Rp. 18.500,- per orang
  • Parkir motor sebesar Rp. 5.000,-
  • Parkir mobil sebesar Rp. 10.000,-

simak juga: telaga biru

Jam Buka Curug Cibeureum

  • Jam buka Curug Cibeureum dibuka setiap hari Senin hingga Minggu
  • Beroperasional mulai pukul 06 pagi hingga pukul 06 sore.
jembatan kayu yang instagramable
jembatan kayu yang instagramable. google maps. sumber: Herdaya Adiyasa

Fasilitas Curug Cibeureum

Fasilitas di area Curug Cibeureum yakni:

  • Area parkir yang luas
  • Kamar mandi umum
  • Gazebo atau saung
  • Warung-warung makanan maupun minum
  • Mushola

Tips Wisata

  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk berjalan¬† jauh.
  • Bawalah minuman atau makanan untuk bekal kamu diperjalanan.
  • Siapkan fisik kamu sebaik mungkin.
  • Jaga selalu kebersihan dan keasrian lokasi Curug Cibeureum.
  • Hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
  • Siapkan gadget kamu untuk mengabadikan keindahan Curug Cibeureum.

simak juga: curug ciastana

Penutup

Keindahan alam yang luar biasa memang sudah sewajarnya jika membutuhkan pengorbanan. Indahnya Curug Cibeureum memang pantas tuk diperjuangkan.

Nikmatilah keindahan Curug Cibeureum weekend ini, lelahnya trekking terbayarkan sudah dengan apa yang akan kamu dapatkan.

Jangan lupa siapkan foto terbaik ketika mengunjungi Curug Cibeureum, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *